EtalaseNasionalPemerintahanSulut

Decky Mintje: Arahan Ketua KPK Kurangi Protokoler Harus Dilakukan Kepala Daerah

Sulut, KomentarNews.co – Pemerhati Pemerintahan Sulawesi Utara (Sulut) Decky Mintje mengatakan arahan Ketua KPK RI Setyo Budiyanto hendaknya dilakukan oleh kepala daerah, baik gubernur, bupati dan walikota bersama para wakilnya. Arahan dimaksud adalah tidak terlalu banyak protokoler.

“Intinya kegiatan protokoler harus sesuai ketentuan, jangan berlebihan yang berakibat terjadinya pemborosan keuangan daerah. Termasuk perjalanan dinas yang mengikutsertakan protokoler. Jadi, semangat efisiensi ini harus dicontohkan oleh kepala daerah dan jajarannya,” kata Mintje kepada media ini, Jumat (07/03/2025).

Lanjutnya, ini patut menjadi contoh teladan untuk gubernur, bupati, dan walikota di Sulawesi Utara (Sulut) sebagai wujud komitmen dari implementasi/tindakan nyata dalam semangat efisiensi atau penghematan anggaran dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Setyo Budiyanto berbicara tentang KPK yang telah melakukan efisiensi anggaran sejak lama. Salah satu efisiensi yang dilakukan KPK adalah tidak terlalu banyaknya protokoler untuk pimpinan KPK.
“Kalau bicara soal efisiensi, Bapak-Ibu di daerah, KPK ini sudah super-efisien. Sejak zaman dulu, 2018 saya masuk sini sudah efisien. Nggak ada kami terlalu banyak protokoler,” kata Setyo dalam acara peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025, di gedung ACLC KPK, Jakarta, Rabu (05/03/2025). Acara itu turut dihadiri sejumlah kepala daerah secara daring.

Kemudian Setyo pun meminta pejabat kepala daerah agar mengurangi protokolernya. Sebab, menurutnya, hal itu adalah bagian dari efisiensi.

“Mohon maaf, protokoler sebaiknya dikurangi, Bapak-Ibu Kepala Daerah. Ibarat kata berkunjung segala macam, dikurangi, itu bagian dari efisiensi. Jangan sampai pasukannya terlalu banyak. Ada protokol, ada sespri, ada ADC, ada operator, ada driver, ada co-driver, ada co-pilot, dan lain-lain banyak sekali,” kata dia.

Dia juga mencontohkan, ketika pergi ke retret kepala daerah di Magelang, hanya berdua saja. Setyo mengatakan dirinya aman-aman saja.

“Bayangkan, kalau semua orang itu mendapatkan honor perjalanan dinas. Gitu, ya saya kemarin ke Magelang hanya berdua aja tuh. Baik-baik saja, alhamdulillah, lancar, tidak ada masalah, kira-kira seperti itu soal efisiensi,” ucapnya.(detiknews/st/*)

 

Related Articles

Back to top button