
Sulut, KomentarNews.co – Ketua Relawan Bravo Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw dan Cawagub Letjen TNI (Purn) Denny Tuejeh (SKDT), Jopie Komaling sangat meragukan hasil LSI Denny JA perolehan suara SKDT hanya 32,6 persen di lima bulan terakhir ini.
Anehnya lagi, yang beredar di media sosial (medsos), justru E2L 53,3 persen, SKDT 34,5 persen dan YSK-VM 4,3 peren. “Ada apa dengan survey Denny JA?,” tanya dia bijak. “Jangan-jangan kenaikan perolehan suara SKDT sengaja tidak disurvey,” tanya Jopie lagi.
Lanjutnya, setelah membaca hasil survey, selaku Ketua Relawan Bravo SK-DT Sulut, jelas tidak fair. Kenapa elemen/umur masyarakat lain tidak disurvey, parameternya dari mana?
“Saya yang setiap hari turun ke lapangan, justru banyak yang tidak suka dengann E2L, baik pemilih muda hingga lanjut usia. Bahkan, ada yang ikut gabung dengan pendukung kami yaitu pasangan SK-DT. Jadi, jangan hanya ciptakan opini saja, respondennya berapa dan dari mana,” tegasnya.
Karena itu, Jopie Komaling mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk tidak terpengaruh dengan hasil survey tersebut. Apalagi sudah viral di media sosial. “Kan, netizen sudah tahu LSI Denny JA selalu memberikan hasil terbaik untuk E2L dan pasangannya. Apalagi masyarakat sudah tahu, siapa E2L. Marilah torang berpikir bijak,” pesan Komaling.(ist/*)



