MinahasaSulut

Jadi Tontonan dan Keprihatinan Warga, Jalan Longsor di Desa Seretan Timu Makin Membesar

Minahasa, KomentarNews.co – Bencana tanah longsor yang terjadi di ruas jalan Desa Seretan Timu menuju Desa Tulap Kecamatan Lembean Timur Kabupaten Minahasa, berdasarkan pantauan media ini, Minggu (05/05) jam 5 sore, semakin membesar.

Bahkan bencana longsor yang terjadi, sejak Rabu (01/05) malam lalu, terus menjadi tontonan dan keprihatinan warga di Desa Seretan Timu dan Desa Seretan, juga warga desa tetangga di Kecamatan Lembean Timur. Rasa keprihatinan, lantaran selain jalan longsor, ada satu kubur yang hanyut dibawa material tanah dan bebatuan. Yakni, kuburan atas nama Almarhum Pemuda Filipo Pandoh, anak dari Keluarga Febri Pandoh-Rumapar, meninggal 4 tahun lalu.

Beberapa anggota keluarga terkait dan warga desa, hingga hari Minggu (05/05) masih berupaya melakukan pencarian di lokasi. “Kasihan, soalnya keluarga terus berusaha mencari, torang juga sayang dan prihatin bersama dengan keluarga,” tutur sejumah warga di lokasi.

Sementara tokoh masyarakat Desa Seretan Raya Jefmal Manopo, Hantje Manopo dan Wempie Lomboan meminta supaya jangan dulu dilewati kendaraan, jenis apapun. “Memang ini sudah sangat berbahaya. Bisa saja langsung ambruk,” pinta ketiganya.

Sebelumnya, hari Kamis (02/05) sore, Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw didampingi Pj Bupati Mimahasa Dr Jemmy Kumendong, setelah mendapat informasi dan laporan, langsung turun ke lokasi. Di sela-sela peninjauan, Wagub Kandouw mengatakan, bencana tanah longsor ini, tetap menjadi perhatian dari pemerintah untuk perbaikan.(ist/*)

 

Related Articles

Back to top button