RTRW 2014 Itu Daerah Pertanian, Gubernur Yulius Selvanus Sebut Kimong Sudah Memotong Wilayah Irigasi

Manado, KomentarNews.co – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE menegaskan lahan yang kini digarap PT Kawasan Industri Bolaang Mongondow (Kimong) dan memotong lahan pertanian, dipastikan dikembalikan sesuai peruntukkannya.
“RTRW kita 2014, itu daerah pertanian dan sampai sekarang belum ada perubahan RTRW. Artinya itu masih dalam lahan pertanian. Ada waduk, irigasi disana, dan kita ketahui hari ini Kimong itu sudah memotong wilayah irigasi di sana. Ini menjadi evaluasi, apalagi bapak Presiden RI Prabowo Subianto telah mencanangkan swasembada pangan, swasembada beras, ketahanan pangan. Itu membutuhkan lahan, nah dilokasi Kimong itu ada sekitar 800 hektar,” jelas Gubernur Yulius kepada wartawan, Selasa (25/03/2025). “Kita harus kembalikan peruntukkannya, itu untuk sawah dan padi,” sambung Gubernur Sulut ini.
Diketahui, sebelumnya Gubernur Yulius telah melakukan rapat dengan Komisi terkait bersama Pemerintah Bolmong membahas soal irigasi dan waduk dilokasi Kimong.
“Karena kita sudah cek di lokasi. Bahwa kita untuk menuju swasembada pangan dan beras kita masih perlu dan butuh banyak sekali lahan,” kata Gubernur Yulius.
Disisi lain, kata Gubernur Yulius, kita punya waduk dan kita punya irigasi yang hampir tidak berfungsi karena terpotong Kimong, kawasan industri Bolmong. “Nah, kalau nanti kawasan industri jadi maka irigasi itu sia-sia,” kesal Gubernur Yulius sambil menambahkan ada lahan pertanian yang bisa meningkatkan produktivitas beras tapi berpotensi hilang imbas Kimong.(ist/*)



